6/06/2017

Trip to Kaniungan Island ( Part 1 )

Setelah blog gue sebelumnya adalah trip ke Labuan Cermin, So now I want to share my trip to Kaniungan Island. YEAH!. Sebenarnya tidak ada yang beda di blog gue yang  trip ke Labuan Cermin tetang bagaimana dan cost untuk trip tersebut. Tapi yang membedakan adalah jika Labuan Cermin adalah sebuah danau jadi hanya membutuhkan sehari saja untuk main-main di spot indah tersebut tapi untuk Pulau Kaniungan mungkin sehari bermain di pulau tersebut kurang greget rasanya.

Untuk awal perjalanan untuk sampai ke Pulau Kaniungan itu sebenarnya mudah juga sob, karena pada dasarnya pulau Kaniungan itu masih berada di area kampung Biduk-biduk tapi berbeda jalur dari Labuan Cermin ke Pulau Kaniungan. Nah untuk sampai ke Pulau Kaniungan, kami harus ke Teluk Sulaiman terlebih dahulu. 
Guys, tahukah kalian Teluk Sulaiman ? Jadi Teluk Sulaiman itu adalah sebenarnya berada di ujung dari pulau Kalimantan Timur. Pernah tahu gak, jika kalian liat peta Kalimantan terus pulau Kalimantan sendiri itu berbentuk seperti anjing dengan terlihat ada hidung dari anjing yang tergambar di bagian Pulau Kalimantan Timur. Nah di hidung moncong itulah tepatnya dari Teluk Sulaiman itu sendiri. Kebayang kan!

Lanjut ketika kami sampai ke Teluk Sulaiman menempuh perjalanan sekitar 30 menit kami pun sampai didermaga di Teluk Sulaiman. Kemudian kami kembali harus memarkirkan mobil yang kami gunakan di area sekitar tersebut. Disana sudah banyak juru parkir yang siap menjaga kendaraan yang kalian titipkan kok. Selanjutnya kami kembali harus menyewa kapal kelotok nih, untuk sampai ke Pulau tersebut dengan tarif sekitar Rp. 500.000/pergi. Waktu menyebrang dari teluk Sulaiman ke pulau Kaniungan Besar biasanya sekitar 15 menitan tapi kami harus merasakan penyebrangan tersebut sampai 30 menit di tengah laut. (Panik, panik deh situ!) Jadi memang pada saat kami berangkat cuaca disana memang sudah gelap alias mendung, jadi saat diperjalanan saat kami sudah ditengah laut, hujan deras pun turun. Sontak pemandangan laut lepas pun tidak terlihat sama sekali, yang ada hanya kabut gelap dari hujan deras pada saat itu. Otomatis kami pun panik tapi coba pasrah aja. Namun setelah kami tiba di pulau tersebut, barulah kami dijelaskan dengan supir kapal jika ia mencoba menghindari kabut diperjalanan karena jika tetap menggunakan jalur normal yang biasa ditempuh ditakutkan supir akan kehilangan arah dan malah tersesat. Jadi dia mencoba menghindari kabut walaupun ditempuh jadi jauh tapi setidaknya menghindari bahaya. Oh gitu toh bang, makasih deh bang! Hehe.

Setelah beberapa jarak, akhirnya pulau Kaniungan Besar pun terlihat. Setelah kapal kelotok bersandar dan mengikatkan tali kapal ke salah satu pohon kelapa di area sekitar. Kami pun satu -persatu menurunkan barang – barang yang kami bawa. Catatan kecil aja guys, kalo kalian punya rencana liburan ke suatu pulau, sebaiknya bawa barang yang secukupnya saja. Karena dari pengalaman yang gue dapat seperti saat gue ke pulau Kaniungan ini yaitu jika membawa barang banyak yang perjalanannya itu harus menggunakan kapal – kapal kecil seperti kelotok bakal ribet deh dengan membawa barang yang banyak. Karena pada akhirnya barang yang gue gunakan selama di pulau hanya baju tidur 2 pasang. Baju kering 2 pasang dan baju basah alias baju yang digunakan untuk berenang hanya 1 pasang. Itupun baju kering lo, gak tersentuh juga karena hampir yang selalu kalian gunakan nanti adalah hanya baju basah. Kalo gue sih baju basahnya dipake berulang-ulang. Gausah nunggu kering, langsung pakai lagi aja karena ntar jatuhnya main basah-basahan lagi. wkwk 

Baik setelah semua barang turun, kami menanyakan dimana hotel yang sudah kami booking  untuk di Pulau Kaniungan tersebut. Tapi lagi-lagi supir kapal tersebut mengarahkan kami ke penginapan yang ia tahu saja. Penginapan itu adalah sebuah penginapan baru. Lumayan bagus sih. Tapi setelah melewati debat panjang, akhirnya kami mau untuk menginap di penginapan tersebut setelah melakukan pembatalan di penginapan sebelumnya kami pesan. Jadi jika kalian ingin pergi ke Pulau Kaniungan ini sebaiknya bicarakan dulu ke supir kapal jika hotel mana yang ingin kalian tuju jadi supir kapal langsung mengantar kalian ke tujuan kalian langsung. Tapi guys, menurutku penginapan yang salah alamat ini cukup bagus juga. Mungkin juga pada saat itu penghuninya hanya rombongan kami saja makanya penginapannya jadi seperti rumah sendiri. Terlihat cukup nyaman dan dengan pemandangan laut lepas didepan terasnya dan disebelah kiri ada pemandangan hutan dan gunung. Pokoknya it was sooooo beautiful.
Dermaga di Teluk Sulaiman
Home Stay yang kami tempati di Pulau Kaniungan

No comments:

Post a Comment