Setelah
blog gue sebelumnya adalah trip ke Labuan Cermin, So now I want to share my trip to Kaniungan Island. YEAH!. Sebenarnya tidak
ada yang beda di blog gue yang trip ke
Labuan Cermin tetang bagaimana dan cost untuk trip tersebut. Tapi yang
membedakan adalah jika Labuan Cermin adalah sebuah danau jadi hanya membutuhkan
sehari saja untuk main-main di spot indah tersebut tapi untuk Pulau Kaniungan
mungkin sehari bermain di pulau tersebut kurang greget rasanya.
Untuk
awal perjalanan untuk sampai ke Pulau Kaniungan itu sebenarnya mudah juga sob,
karena pada dasarnya pulau Kaniungan itu masih berada di area kampung
Biduk-biduk tapi berbeda jalur dari Labuan Cermin ke Pulau Kaniungan. Nah untuk
sampai ke Pulau Kaniungan, kami harus ke Teluk Sulaiman terlebih dahulu.
Guys,
tahukah kalian Teluk Sulaiman ? Jadi Teluk Sulaiman itu adalah sebenarnya berada di ujung
dari pulau Kalimantan Timur. Pernah tahu gak, jika kalian liat peta Kalimantan
terus pulau Kalimantan sendiri itu berbentuk seperti anjing dengan terlihat ada
hidung dari anjing yang tergambar di bagian Pulau Kalimantan Timur. Nah di
hidung moncong itulah tepatnya dari Teluk Sulaiman itu sendiri. Kebayang kan!
Lanjut
ketika
kami sampai ke Teluk Sulaiman menempuh perjalanan sekitar 30 menit kami
pun sampai didermaga di Teluk Sulaiman. Kemudian kami kembali harus
memarkirkan
mobil yang kami gunakan di area sekitar tersebut. Disana sudah
banyak juru parkir yang siap menjaga kendaraan yang kalian titipkan kok.
Selanjutnya kami kembali harus menyewa kapal kelotok nih, untuk sampai
ke
Pulau tersebut dengan tarif sekitar Rp. 500.000/pergi. Waktu menyebrang
dari
teluk Sulaiman ke pulau Kaniungan Besar biasanya sekitar 15 menitan tapi
kami
harus merasakan penyebrangan tersebut sampai 30 menit di tengah laut.
(Panik,
panik deh situ!) Jadi memang pada saat kami berangkat cuaca disana
memang sudah
gelap alias mendung, jadi saat diperjalanan saat kami sudah ditengah
laut,
hujan deras pun turun. Sontak pemandangan laut lepas pun tidak terlihat
sama
sekali, yang ada hanya kabut gelap dari hujan deras pada saat itu.
Otomatis kami pun panik
tapi coba pasrah aja. Namun setelah kami tiba di pulau tersebut, barulah
kami
dijelaskan dengan supir kapal jika ia mencoba menghindari kabut
diperjalanan
karena jika tetap menggunakan jalur normal yang biasa ditempuh
ditakutkan supir akan kehilangan arah dan malah tersesat. Jadi dia
mencoba
menghindari kabut walaupun ditempuh jadi jauh tapi setidaknya
menghindari
bahaya. Oh gitu toh bang, makasih deh
bang! Hehe.
Setelah
beberapa jarak, akhirnya pulau Kaniungan Besar pun terlihat. Setelah kapal
kelotok bersandar dan mengikatkan tali kapal ke salah satu pohon kelapa di area
sekitar. Kami pun satu -persatu menurunkan barang – barang yang kami bawa.
Catatan kecil aja guys, kalo kalian punya rencana liburan ke suatu pulau,
sebaiknya bawa barang yang secukupnya saja. Karena dari pengalaman yang gue
dapat seperti saat gue ke pulau Kaniungan ini yaitu jika membawa barang banyak
yang perjalanannya itu harus menggunakan kapal – kapal kecil seperti kelotok
bakal ribet deh dengan membawa barang yang banyak. Karena pada akhirnya barang
yang gue gunakan selama di pulau hanya baju tidur 2 pasang. Baju kering 2
pasang dan baju basah alias baju yang digunakan untuk berenang hanya 1 pasang.
Itupun baju kering lo, gak tersentuh juga karena hampir yang selalu kalian
gunakan nanti adalah hanya baju basah. Kalo gue sih baju basahnya dipake
berulang-ulang. Gausah nunggu kering, langsung pakai lagi aja karena ntar
jatuhnya main basah-basahan lagi. wkwk
Baik
setelah semua barang turun, kami menanyakan dimana hotel yang sudah kami booking untuk
di Pulau Kaniungan tersebut. Tapi
lagi-lagi supir kapal tersebut mengarahkan kami ke penginapan yang ia
tahu
saja. Penginapan itu adalah sebuah penginapan baru. Lumayan bagus sih.
Tapi
setelah melewati debat panjang, akhirnya kami mau untuk menginap di
penginapan
tersebut setelah melakukan pembatalan di penginapan sebelumnya kami
pesan. Jadi jika kalian ingin pergi ke Pulau Kaniungan ini sebaiknya
bicarakan dulu ke supir kapal jika hotel mana yang ingin kalian tuju
jadi supir kapal langsung mengantar kalian ke tujuan kalian langsung.
Tapi guys, menurutku penginapan yang salah alamat ini cukup bagus juga.
Mungkin juga pada saat itu penghuninya
hanya rombongan kami saja makanya penginapannya jadi seperti rumah
sendiri.
Terlihat cukup nyaman dan dengan pemandangan laut lepas didepan terasnya
dan
disebelah kiri ada pemandangan hutan dan gunung. Pokoknya it was sooooo beautiful.
![]() |
| Dermaga di Teluk Sulaiman |


No comments:
Post a Comment