Jadi
untuk kali ini sebenarnya mau sedikit berpendapat tentang apa yang terjadi saat
ini yang banyak diberitakan di media online akhir ini. Tentang sesuatu yang berkaitan dengan
plagiatisme. Dan kali ini gue mau bahas plagiat ini secara umum untuk
dikehidupan sehari-hari.
Arti
Plagiat menurut dalam KBBI adalah pengambilan karangan (pendapat dan
sebagainya) orang lain dan menjadikan seolah-olah menjadi karangan (pendapat
dan sebagainya) sendiri, misalnya
menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri.
Jika
merunut dari arti KBBI sudah pasti plagiat adalah suatu tindakan yang
merugikan. Siapapun tidak akan setuju atas tindakan dengan pengatas namaan
karya milik orang lain menjadi diri sendiri. Bahkan karena sangat merugikannya
tindakan yang satu ini bahkan sudah ada hukuman undang-undang yang mengatur.
Tapi menurut yang gue tangkap pada intinya adalah sebuah tindakan peniruan sih.
Gue
juga adalah seorang yang menentang dengan tindakan plagiat ini. Tapi gue disini
melihat dari sudut pandang gue tentang plagiatisme itu sendiri dalam kehidupan
sehari-hari. Sebenarnya manusia itu dari sejak kecil sudah belajar apa itu
tiru-meniru. Saat fase bayi mulai berbicara, ia akan mulai menangkap kata demi
kata yang mereka dengar kemudian pada akhirnya mereka meniru dan sampai pada
mengenal berbagai kata dan merangkai menjadi sebuah bahasa. Fase belajar
berdiri juga sama, mereka akan meniru orang disekitarnya bagaimana cara
berdiri, dengan menggunakan kedua kaki mereka dan akhirnya mereka dapat berdiri
bahkan dapat berlari. Jadi plagiat itu sudah ada sebenarnya saat kita kecil.
Menurut
gue tindakan plagiat itu tidak harus selalu diartikan buruk. Gue juga harus
akui, secara langsung atau tidak langsung gue lakukan plagiat di kehidupan
sehari-hari gue. Entah gue meniru cara gaya berpakaian idola gue atau
orang-orang dijalan, meniru cara bicara seseorang atau bahkan ingin meniru
tingkah laku Rasullulah SWT di kehidupan sehari dan masih banyak lagi. Dan Itu semua
menurut gue secara tidak langsung adalah plagiat coy. Jadi jangan selalu buat
stereotype jika plagiat adalah selalu menjadi keburukan. Karena jika plagiat
itu bersifat masih wajar dan positif tentu itu bukan suatu tindakan yang
melanggar norma. Karena jika terutama buat seorang muslim meniru semua sifat
dan suri teladan Rasullulah, tentu itu sebuah tindakan meniru yang baik.
Sebagai
contoh mendasar bagaimana proses gue nulis blog seperti ini adalah gue punya seorang
inspirasi blogger. Dari beliau tersebut itulah gue kembali untuk menulis blog
kembali setelah mati suri blog gue sekian lama karena masalah yang gue temui
adalah cara penulisan gue yang masih terbilang kuno pada saat itu yang membuat
gue males deh buat ngelanjutin. Tapi saat kemudian gue rasa nemu nih seseorang
blogger yang menginspirasi gue dari cara berpikirnya, bagaimana doi
mengungkapkan ide dan pendapat di blognya, doi memiliki gagasan yang beda dll
itu kayak “ini gue banget!”. Dan
kemudian gue meniru karena itu cukup menginspirasi. Eitsss… sampai disini
bahasannya jangan langsung jugde jika
semua isi konten blog gue adalah plagiat dari blog inspirator. Tapi disinilah
apa yang gue bilang. Gue plagiat dengan cara mengolah itu menjadi positif.
Positif
seperti apa sih sebenarnya ? Ok, jadi gue luruskan lagi biar ga ada
kesalahpaham. Jadi maksud dari tiru meniru diolah secara positif maksud gue
adalah sebagai contoh ketika gue membaca dan memahami isi dari sebuah bacaan
entah itu buku, berita atau blog kemudian gue setuju dan memiliki pemikiran
yang sama dengan apa yang gue baca. So
itu membuat gue memiliki pendapat yang sama tapi gue mempunyai cara dalam
menyampaikan dengan cara berpikir gue sendiri. Bukan gue totally co-pas kata tiap kata yang gue baca. Tapi disinilah gue
tuangkan lagi berdasarkan aspek yang terlintas diotak gue untuk disampaikan
menjadi karya gue sendiri. Jadi disini gue meniru adalah sama-sama setuju
dengan pemikiran dan ide yang gue baca entah dari inspirator atau buku atau
apalah tapi ketika gue ingin sampaikan pendapat gue, gue punya kata-kata dan
bahasa yang gue pikirkan dari diri gue sendiri. Nah itulah plagiat yang gue
lakuin secara positif. Bukan hanya dari blogger tapi buku-buku, artikel yang
gue baca dan media massa, itu menjadi inspirasi gue dan kemudian gue tiru dalam
penulisan blog gue untuk gue berpendapat. Sama halnya banyak kan lagu
bertemakan patah hati. Rasa yang dirasakan itu sama semua yaitu kesakitan tapi
disini bagaimana creator menciptakan
karya mereka sendiri dengan membuat nada yang berbeda dan kata yang digunakan
berbeda yang menjadikan karya mereka punya keistimewaan masing-masing walaupun
semua bertemakan patah hati.
Karena menurut gue ketika meniru adalah sebuah
tindakan yang menjadikan orang yang lebih baik lagi dan itu adalah sebuah
inspirasi baik buat orang yang meniru. Why
not ? karena plagiat yang gue lakukan untuk contoh ini adalah sebuah
tindakan dimana gue memancing bakat gue untuk dikeluarkan, dikembangkan dan kemudian
dapat gue asa. Dengan salah satunya adalah
menemukan
inspirasi untuk sebuah karya gue dan meniru entah pemikiran idenya atau cara
pengungkapannya dll tapi jika gue juga tidak sejalan dengan suatu ide
seseorang, gue juga akan sampaikan dengan cara gue sendiri dalam penulisan gue.
Karena mungkin dari meniru seorang yang menginspirasi gue, gue bakal menemukan
secara natural dari penulisan blog
gue dikedepannya seperti apa dan jika lo sudah bisa menemukan jati diri dari
sebuah karya yang lo buat, secara naturaly
lo akan temukan your own passion dalam karya yang lo tersebut. It might the first step for beginner like me
with find my Inspiration first.
Nah
untuk ketidak setujuan gue tentang plagiat sudah pasti adalah jelas-jelas dan
terang-terangan meniru apapun kata perkata, tanda baca, dan apapun itu
benar-benar bukan karya lo dan bukan dari pemikiran yang lo tuangkan dari apa
yang lo pikirkan dari diri lo sendiri dan itu juga sebelumnya sudah ada terus
sama persis. Sudah pasti plagiat seperti itulah bukan memancing potensi tapi
malah membuat lo jadi malas. Mending ga usah membuat karya karena percuma jika
telak lo sudah tau itu bukan milik lo dan jika lo hanya ingin diakui, mending
jangan deh.
Jadi
sebenarnya plagiat itu baik jika lo gunaiinnya secara bijak tapi jika lo lakuin
plagiat itu memang bener-benar sesuai arti dari KBBI. Itu suatu tindakan yang
sangat buruk dan sudah melanggar hukum bahkan agama pun melarang. Jadi disini
jadilah diri sendiri atas semua karya-karya yang lo dibuat. Olahlah kata
plagiat itu menjadi tindakan positif buat diri sendiri. Karena jika itu bisa menjadikan
kita lebih baik dikedepannya, Why not?