2/26/2017

SHOULD ALWAYS TO SOCIAL MEDIA ?


” Lo jarang ya share tentang pacar lo, hubungan keluarga lo, kehidupan sehari-hari di sosmed, kenapa  des? Hidup lo kurang bahagia ya ?”
 
Saat ditanya kaya begini, gue mah cuma bisa “wkwk” in aja dah. Ini sebenarnya pertanyaan mudah untuk di ngakak-in. Oh Lord! This is my life.. what's the matter for you ? Tapi nih coy, kenapa ya social media menjadi tolak ukur yang lo pikir bakal selalu jadi tempat solusi untuk curhatan-curhatan dari berbagai macam rasa yang lo alami ditiap harinya.

Gue juga ga munafik kok kalo gue  pengguna sosial media yang aktif , gue juga masih memanfaatkan sosmed buat nge-share foto seru, cari informasi seperti lifestyle atau berbagai hal lainnya. Tapi disini gue bukan typical orang yang selalu mengubar semua masalah gue disosmed. Sometimes I need it but when I think I need a little bit privacy, Lha terosss Kenapa gue harus paksa urusan hidup gue harus di-share ke sosmed ditiap kondisi. The best moment of my life don’t make it always to social media.

Disini ada kalanya harus sikapi sosial media secara bijak kembali. Jika setiap masalah diumbar di sosial media, apa lo pikir itu bisa menyelesaikan masalah..?? Think twice!. Terus masih banyak yang mengumpat, marah-marah dan update status yang sangat frontal. Okelah coy, mungkin banyak yang merasa itu profil lo, kenapa orang lain mesti sewot? Atau ada juga yang sering bilang "kalau gak mau melihat postinganku, ya blokir saja". Miris banget mendengar kata-kata itu keluar dari orang yang seharusnya bersosialisasi dengan sesamanya.

Mending seperti itu gue pilih diam. Simpan aja masalah buat diri gue sendiri dan segera menyelesaikan masalahnya. Karena gak guna juga share tentang masalah gue ke sosmed, yang ada mungkin semakin pelik dan sebagian orang yang liat bisa jadi bakal nyinyir dan tau masalah gue. Bukan solusi jadinya tapi ada bahan fitnah ditakutkan.

Dan kalo ada masalah mending gue lebih milih share ke orang terdekat yang gue percaya dan cerita masalah gue secara langsung ke mereka. dan I also don’t like with someone teased others through by social media If you wanna say something with them better say it directly, don’t make sense with your bad words on it. it looks so stupid for me. Jika lo mau kasih saran dan harus melalui sosial media, yah gunakan lah cara yang santun jangan buat diri lo terasa memilukan dengan bahasa-bahasa menyakiti perasaan orang lain.

So bro and sista, Ada kalanya gue memang butuh waktu untuk menikmati apapun tanpa gadget yang isinya penuh sosial media yang gue gunain. Kalo orang pikir hidup gue flat, yah emang gue peduli situ nyinyir apa tentang gue. Tapi disini sebenarnya gue lebih suka kembali ke privasi lagi yang gue juga butuh jauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Wkwkwk sorry berat bahasanya.
Dan asal kalian tau untuk masalah percintaan gue sebenarnya ga perlu banyak dan terlalu dipublikasikan. Kasih sayang dalam doa di sepertiga malam jauh lebih romantis daripada caption dan selfie berdua di sosial media. Uhuyyy…

yeahhhh I am back to my blog after remake anything within.