Akhir-akhir
ini gue sedikit rajin mengikuti berita di sosial media tentang keadaan negeri
ini saat ini. Gue juga gak mau bercerita banyak, karena gue sadar atas
keterbatasan ilmu gue tentang masalah yang sedang terjadi. Tapi dari sedikit
ilmu ini, gue ingin memandang dari sisi opini gue sebagai masyarakat awam untuk
berpendapat. Bagaimana kita sudah mulai lupa tentang bagaimana cara kita
bertoleransi. Toleransi yang saling menghargai perbedaan dalam substansi yang
normal bukan toleransi atas nama benar dan salah adalah sama kedudukannya.
Dahulu kita terbiasa dengan adanya perbedaan ras, suku, bangsa dan agama. Malah
dunia selalu takjub dengan satu cara hidup masyarakat kita yang selalu
menghargai apapun perbedaan masyarakatnya. Kebebasan itulah yang membuat
Indonesia kaya bukan hanya kaya keindahan alamnya tapi kaya akan moral
bangsanya. Dari zaman era Soekarno, kita sudah mengenal adanya 5 agama yang di
akui oleh negara. Ada islam, kristen, protestan, hindu dan buddha. Kita diberi
kebebasan untuk memilih. Kebebasan itulah dengan catatan tidak mengusik atau menodai
suatu agama tertentu yang mereka yakini hingga melukai perasaan siapapun. Jika
ada yang menyimpang, pemerintah silakan bertindak tegas sebagaimana mestinya.
Kita
bebas memilih apa yang kita yakini dan kita bebas berpendapat. Tapi ada batasan
- batasan dimana suatu bentuk pendapat atau bahkan kepercayaan seseorang jangan
diusik dengan suatu pendapat hanya dari diri sendiri saja. Sebebas-bebasnya
berbicara, dibatasi oleh aturan dan norma-norma yang ada. Tidak ada yang bebas
mutlak. Bahkan
ketika seseorang berbeda pendapat, kita juga tidak bisa memaksakan pendapat
kita diterima. Karena pada hakikatnya tiap kepala mempunyai pemikiran yang
berbeda. Tapi hargai perbedaan itu dengan cara yang baik dan santun.
Coba
kita kembali mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jangan
mudah terpropaganda dan pada akhir terjadi pertikaian dan memecah-belah NKRI. Saling
menghargai dan menempatkan kita pada posisi dimana kita seharusnya berpendapat.
Indonesia punya semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. jadi kukuhkan persatuan
Indonesia kembali dengan perbedaan yang ada. Semoga apa yang terjadi saat ini,
membuat kita akan jauh lebih kuat lagi dalam persatuan untuk Indonesia.
No comments:
Post a Comment