12/26/2017

Plagiat tapi Bukan Plagiat


Jadi untuk kali ini sebenarnya mau sedikit berpendapat tentang apa yang terjadi saat ini yang banyak diberitakan di media online akhir ini.  Tentang sesuatu yang berkaitan dengan plagiatisme. Dan kali ini gue mau bahas plagiat ini secara umum untuk dikehidupan sehari-hari.

Arti Plagiat menurut dalam KBBI adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikan seolah-olah menjadi karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri,  misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri.

Jika merunut dari arti KBBI sudah pasti plagiat adalah suatu tindakan yang merugikan. Siapapun tidak akan setuju atas tindakan dengan pengatas namaan karya milik orang lain menjadi diri sendiri. Bahkan karena sangat merugikannya tindakan yang satu ini bahkan sudah ada hukuman undang-undang yang mengatur. Tapi menurut yang gue tangkap pada intinya adalah sebuah tindakan peniruan sih.

Gue juga adalah seorang yang menentang dengan tindakan plagiat ini. Tapi gue disini melihat dari sudut pandang gue tentang plagiatisme itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya manusia itu dari sejak kecil sudah belajar apa itu tiru-meniru. Saat fase bayi mulai berbicara, ia akan mulai menangkap kata demi kata yang mereka dengar kemudian pada akhirnya mereka meniru dan sampai pada mengenal berbagai kata dan merangkai menjadi sebuah bahasa. Fase belajar berdiri juga sama, mereka akan meniru orang disekitarnya bagaimana cara berdiri, dengan menggunakan kedua kaki mereka dan akhirnya mereka dapat berdiri bahkan dapat berlari. Jadi plagiat itu sudah ada sebenarnya saat kita kecil.

Menurut gue tindakan plagiat itu tidak harus selalu diartikan buruk. Gue juga harus akui, secara langsung atau tidak langsung gue lakukan plagiat di kehidupan sehari-hari gue. Entah gue meniru cara gaya berpakaian idola gue atau orang-orang dijalan, meniru cara bicara seseorang atau bahkan ingin meniru tingkah laku Rasullulah SWT di kehidupan sehari dan masih banyak lagi. Dan Itu semua menurut gue secara tidak langsung adalah plagiat coy. Jadi jangan selalu buat stereotype jika plagiat adalah selalu menjadi keburukan. Karena jika plagiat itu bersifat masih wajar dan positif tentu itu bukan suatu tindakan yang melanggar norma. Karena jika terutama buat seorang muslim meniru semua sifat dan suri teladan Rasullulah, tentu itu sebuah tindakan meniru yang baik. 

Sebagai contoh mendasar bagaimana proses gue nulis blog seperti ini adalah gue punya seorang inspirasi blogger. Dari beliau tersebut itulah gue kembali untuk menulis blog kembali setelah mati suri blog gue sekian lama karena masalah yang gue temui adalah cara penulisan gue yang masih terbilang kuno pada saat itu yang membuat gue males deh buat ngelanjutin. Tapi saat kemudian gue rasa nemu nih seseorang blogger yang menginspirasi gue dari cara berpikirnya, bagaimana doi mengungkapkan ide dan pendapat di blognya, doi memiliki gagasan yang beda dll itu kayak “ini gue banget!”. Dan kemudian gue meniru karena itu cukup menginspirasi. Eitsss… sampai disini bahasannya jangan langsung jugde jika semua isi konten blog gue adalah plagiat dari blog inspirator. Tapi disinilah apa yang gue bilang. Gue plagiat dengan cara mengolah itu menjadi positif.

Positif seperti apa sih sebenarnya ? Ok, jadi gue luruskan lagi biar ga ada kesalahpaham. Jadi maksud dari tiru meniru diolah secara positif maksud gue adalah sebagai contoh ketika gue membaca dan memahami isi dari sebuah bacaan entah itu buku, berita atau blog kemudian gue setuju dan memiliki pemikiran yang sama dengan apa yang gue baca. So itu membuat gue memiliki pendapat yang sama tapi gue mempunyai cara dalam menyampaikan dengan cara berpikir gue sendiri. Bukan gue totally co-pas kata tiap kata yang gue baca. Tapi disinilah gue tuangkan lagi berdasarkan aspek yang terlintas diotak gue untuk disampaikan menjadi karya gue sendiri. Jadi disini gue meniru adalah sama-sama setuju dengan pemikiran dan ide yang gue baca entah dari inspirator atau buku atau apalah tapi ketika gue ingin sampaikan pendapat gue, gue punya kata-kata dan bahasa yang gue pikirkan dari diri gue sendiri. Nah itulah plagiat yang gue lakuin secara positif. Bukan hanya dari blogger tapi buku-buku, artikel yang gue baca dan media massa, itu menjadi inspirasi gue dan kemudian gue tiru dalam penulisan blog gue untuk gue berpendapat. Sama halnya banyak kan lagu bertemakan patah hati. Rasa yang dirasakan itu sama semua yaitu kesakitan tapi disini bagaimana creator menciptakan karya mereka sendiri dengan membuat nada yang berbeda dan kata yang digunakan berbeda yang menjadikan karya mereka punya keistimewaan masing-masing walaupun semua bertemakan patah hati.

Karena menurut gue ketika meniru adalah sebuah tindakan yang menjadikan orang yang lebih baik lagi dan itu adalah sebuah inspirasi baik buat orang yang meniru. Why not ? karena plagiat yang gue lakukan untuk contoh ini adalah sebuah tindakan dimana gue memancing bakat gue untuk dikeluarkan, dikembangkan dan kemudian dapat gue asa. Dengan salah satunya adalah

menemukan inspirasi untuk sebuah karya gue dan meniru entah pemikiran idenya atau cara pengungkapannya dll tapi jika gue juga tidak sejalan dengan suatu ide seseorang, gue juga akan sampaikan dengan cara gue sendiri dalam penulisan gue. Karena mungkin dari meniru seorang yang menginspirasi gue, gue bakal menemukan secara natural dari penulisan blog gue dikedepannya seperti apa dan jika lo sudah bisa menemukan jati diri dari sebuah karya yang lo buat, secara naturaly lo akan temukan your own passion dalam karya yang lo tersebut. It might the first step for beginner like me with find my Inspiration first.

Nah untuk ketidak setujuan gue tentang plagiat sudah pasti adalah jelas-jelas dan terang-terangan meniru apapun kata perkata, tanda baca, dan apapun itu benar-benar bukan karya lo dan bukan dari pemikiran yang lo tuangkan dari apa yang lo pikirkan dari diri lo sendiri dan itu juga sebelumnya sudah ada terus sama persis. Sudah pasti plagiat seperti itulah bukan memancing potensi tapi malah membuat lo jadi malas. Mending ga usah membuat karya karena percuma jika telak lo sudah tau itu bukan milik lo dan jika lo hanya ingin diakui, mending jangan deh.

Jadi sebenarnya plagiat itu baik jika lo gunaiinnya secara bijak tapi jika lo lakuin plagiat itu memang bener-benar sesuai arti dari KBBI. Itu suatu tindakan yang sangat buruk dan sudah melanggar hukum bahkan agama pun melarang. Jadi disini jadilah diri sendiri atas semua karya-karya yang lo dibuat. Olahlah kata plagiat itu menjadi tindakan positif buat diri sendiri. Karena jika itu bisa menjadikan kita lebih baik dikedepannya, Why not? 

No comments:

Post a Comment