Nah
kali ini trip gue itu ke Labuan Cermin. Dari namanya aja sudah bisa dibayangkan
bagaimana tempat liburan kali ini. Otomatis yang dipikiran kita pasti tempat
dengan air yang sangat jernih seperti cermin. Iyaaapss! Bener banget guys. Labuan Cermin ini berada di Berau, Kalimantan
Timur. Labuan Cermin ini menyuguhkan pemandangan seperti secantik namanya. Sebenarnya
tempat ini adalah sebuah danau dengan air tawar berada diatas dan dibagian
bawah airnya itu adalah air asin. Jadi sungguh Maha Besar Tuhan yang
menciptakan alam yang begitu banyak keunikan didalamnya.
Untuk
sampai ke Labuan Cermin ini. Saya harus terbang dulu ke kota Berau. Terbang bukan
dengan sayap kupu-kupu tapi dengan pesawat terbang pastinya. Hehehe. Harga tiket
ke kota Berau yang saya dapatkan kemarin sekitar Rp. 550.000, waktu itu karena
bukan musim liburan jadi tarif standar terbang ke kota Berau memang segitu. Tapi
ada kok yang lebih murah lagi. Trip gue ini gak pernah menggunakan jasa agent travel
tertentu jadi semua itu adalah pure backpacker-an aja. Terus karena gue pergi
dengan sepupu dan beberapa teman dari sepupu gue jadi saat itu gue cuss ke
berau itu seorang diri. Dan sebenarnya sedikit saran aja, Jika kalian memang
memilih untuk pergi dengan cara backpacker alias jalan-jalannya secara pribadi aja. Pastikan kalian beramai-ramai setidaknya
minimal 4 orang lebih lah. Karena jika kalian pergi hanya 1 atau 3
orang saja, biasanya biaya yang nanti dikeluarkan cukup mahal dari sewa kapal
boat dan penginapan. Yah kecuali jika kalian adalah sepasang kekasih. Eaaaa!
Kemudian
setelah
sampai di Berau tepatnya di Tanjung Redeb, untuk sampai di Labuan Cermin kita butuh sekitar 7 jam
untuk menempuh perjalanan darat untuk sampai di kampung Biduk-biduk
guys. Nah kampung
ini lah pertanda bahwa kita sudah dekat dengan lokasi utama. Perjalanan
darat kami menggunakan mobil yang disewa seharga Rp. 200.000/hari tapi
sebenarnya ini adalah harga teman. Karena mobil yang kami sewa nanti
cukup lama
maka itu dapat diskon lah. Diperjalan dari Tanjung Redeb ke Kampung Biduk-biduk
ini bukan lancar mulus tanpa hambatan tapi banyak banget cobaannya.
Sedikit cerita,
jadi waktu pagi hari jam 08.00 WITA memulai perjalanan sebenarnya mobil awal
yang kami pakai itu adalah mobil pribadi yang tidak kami sewa namun beberapa
kilo dari kota Berau, mobil yang kami tumpangi mengalami kehabisan kampas
kopling. Alhasil kami semua turun untuk menunggu dan meminta untuk seseorang membawakan mobil
sewaan sebagai gantinya, mungkin karena medan jalan yang banyak lubang di badan
jalannya dan jalanannya banyak yang curam jadi mobilnya lelah sepertinya. Padahal
2hari sebelumnya mobil full service tapi memang kalau mau kena cobaan. Yaaah just
happened. Setelah mobil datang kami lanjutkan perjalanan. Setelah singgah untuk
istirahat beberapa kali tetiba ban mobil tersebut kempes, setelah di isi angin,
bebeberapa meter bannya langsung bocor
sejadi-jadinya, tapi alhamdullilah ada ban cadangan jadi saat itu bisa diganti
untuk sementara. Dan pada akhirnya kami sampai di kampung Biduk-biduk pada
pukul 20.20 WITA. Yang pada awalnya kami prediksi akan sampai sekitar jam 3
sore tapi banyaknya hambatan diperjalanan, fix kita 12jam diperjalanan .
Sebelumnya
kami memang sudah membooking hotel di kampung Biduk-biduk jadi setelah tiba
kami memang sudah disiapkan kamar oleh hotel tersebut. Nah tapi jangan kuatir
guys. Hotel di kampung Biduk-biduk banyak banget disepanjang jalan kampung
tersebut. Terus berbagai macam hotelnya juga sudah modern dan menyuguhkan
pemandangan langsung kepantai jadi top deh. Tinggal pilih saja. Untuk sewa
kamar di hotel yang kami tempati sekitar Rp. 350.000/malam. Tapi kamar sudah
tersedia AC, TV, kipas angin dan free breakfast. Dan dibawah harga dari itu
juga ada kok sob but listrik disana hanya aktif dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi saja, jadi siapkan untuk charge semua gadget pada saat malam hari deh. Setelah sampai dihotel kami pun istirahat. Karena besok kami
akan berangkat ke Labuan Cermin dan sebenarnya jika kalian sudah sampai di
Kampung biduk-biduk itu adalah gerbang dari Labuan Cerminnya jadi sudah dekat
banget.
Ini adalah pemandangan sepanjang kampung biduk-biduk, akan disambut banyaknya nyiur melambai yang sudah berumur ratusan tahun.
to be continued in Part 2!
![]() | |||
| Sunset saat di Kampung Biduk-biduk |
Ini adalah pemandangan sepanjang kampung biduk-biduk, akan disambut banyaknya nyiur melambai yang sudah berumur ratusan tahun.
to be continued in Part 2!


No comments:
Post a Comment